Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2024

Al Kulliyat AlKhomsah PAI X

 Assalamualaikum wrwb... . Macam-macam al Kulliyatu al Khamsah 1) Menjaga agama (hifzhu al-din) Menjaga agama merupakan pokok dari segala alasan mengapa manusia hidup di dunia ini. Oleh karenanya menjaga agama harus lebih diutamakan sebelum menjaga hal lain. Allah Swt berfirman dalam Q.S az-Zariyat ayat 56: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ Artinya: "Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada-Ku".(Q.S az-Zariyat (51): 56) Alasan mengapa agama harus dipelihara karena agama merupakan kumpulan akidah, ibadah, dan muamalah yang mengatur hubungan antara manusia dengan Sang Khalik dan sesama manusia. Untuk mewujudkannya, Allh Swt mewajibkan setiap muslim untuk melaksanakan lima rukun Islam, yaitu membaca syahadat, shalat lima waktu, menunaikan zakat, puasa Ramadhan dan berhaji bagi yang mampu.   Melaksanakan lima rukun Islam merupakan salah satu bentuk menjaga agama. Selain itu, menghormati agama orang lain juga termasuk ke dalam...

Rangkuman PAI Kelas 10 Bab 9 Al-kulliyyaat Al-Khomsah

 Assalamualaikum wrwb... Rangkuman Materi PAI Kelas 10 Kurikulum Merdeka Bab 9 tentang Macam-macam al Kulliyatu al Khamsah 1. Pengertian al Kulliyatul al Khamsah Kata al Kulliyatu al Khamsah, terdiri dari 2 kata, yaitu al-kulliyatu dan al-khamsah. Al-Kulliyatu artinya prinsip dasar, sedangkan al-khamsah berarti lima. Jadi arti dari al Kulliyatu al Khamsah adalah lima prinsip dasar hukum islam. Dalam istilah ushul fiqh, kata al Kulliyatu al Khamsah sering disebut dengan maqashid al-khamsah dan al-dharuriyat al-khamsah. Maka dapat disimpulkan bahwa al Kulliyatu al Khamsah berarti lima prinsip dasar hukum Islam yang bertujuan mewujudkan kemaslahatan. Lima prinsip dasar hukum Islam yaitu: a.       menjaga agama (hifzhu al-din), b.       menjaga jiwa (hifzhu al-nafs), c.        menjaga akal (hifzhu al-‘Aql), d.       menjaga keturunan (hifzhu al-nasl), dan e. ...

PAI kelas 10 Bab 8

Gambar
 Akhlaq Mazmumah VS Mahmudah السلام عليكم ورحمة الله وبركاته Menurut istilah, ghadhab berarti sifat seseorang yang mudah marah karena tidak senang dengan perlakuan atau perbuatan orang lain. Temperamental atau sifat mudah marah dalam bahasa Arab berasal dari kata ghadhab, dari kata dasar ghadhiba–yaghdhibu–ghadhaban. Ghadhab sering dikiaskan seperti nyala api yang terpendam di dalam hati, sehingga orang yang sedang dalam keadaan marah, wajahnya akan memerah seperti api yang menyala. Tentu saja sebagai seorang Muslim kita harus menghindari sifat ini karena tidak akan menyelesaikan masalah, yang ada justru menambah masalah baru! Kita harus bersabar, sebagaimana sabda Rasulullah Saw berikut ini:   - Yang artinya:  Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah Saw bersabda: “Orang yang kuat, bukanlah orang yang menang berkelahi, namun orang kuat adalah orang yang mampu menguasai dirinya ketika ia sedang marah”. (H.R. Bukhari dan Muslim) Nah lawan kata dari sifat ghadhab adalah rida...